Tuesday, May 11, 2004

Skak Mat

Kenapa ya, saya selalu mati kutu kalau berada di dekat orang yang saya sukai?
Padahal, kalau lagi ngumpul bareng yang lainnya, saya bisa sangat ceriwis dan bisa bercanda lepas. Tapi bisa langsung salah tingkah dan jadi pendiam, nggak tau musti ngomong apa, begitu dihadapkan sama orang yang diam-diam saya sukai.
Gawatnya, saya gampang banget jatuh suka sama orang, meski biasanya hanya saya simpan rapat-rapat di lubuk hati yang terdalam agar yang bersangkutan tidak mengetahuinya.
Waduh...jangan-jangan justru di situ akar permasalahan kehidupan cinta saya!
Bukan apa-apa, saya cuma nggak kuat menahan malu kalau ketahuan suka sama seseorang yang belum tentu suka balik sama saya!
Bener kayak gitu nggak, sih?
Atau saya harus lebih ekspresif menunjukkan perasaan saya meski mungkin saya harus menelan pil pahit bertepuk sebelah tangan?
Aduuuuuhhhh...bingung!
Kenapa sih soal suka-menyuka kayak gini jadi bikin pusing? :(

Keranjingan Squash

Keranjingan Squash



Segarnya sehabis ber-squash-ria!
Biar cuma seminggu sekali, paling tidak gue berolahraga dikit.
Kalo nggak gitu, lemak-lemak itu akan lebih banyak menumpuk kali! Hehehehe...
Bukan karena gemuk itu nggak indah, tapi kalau berat badan rada naik sedikit, rasanya mau bergerak aja susah banget.
Belum lagi celana, rok dan baju yang jadi mengetat.
Jadi nggak nyaman dipake aja!

Monday, May 10, 2004

Telepon Malam

Entah di mana…dirimu berada…
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu…

Terdengar alunan lagu Hampa yang dilantunkan Ari Lasso dari speaker mini Hi-Fi saya.


Mungkinkah di sana…kau rindukan aku…
Seperti diriku... yang slalu merindukanmu…selalu merindukanmu…

Jadi ingat sama Bapak satu itu yang suka banget lagu itu. Langsung ambil HP dan pencet nomor HP-nya. Ngobrol-ngobrol bentar…nanya kabar masing-masing…padahal baru hari Sabtu kemarin SMS-an. Dia selalu bikin saya tertawa seberapapun bete-nya suasana hati saya. Nggak jarang juga, sih, dia bikin saya kesal kalau kecuekannya lagi kambuh. Tapi saya nggak pernah bisa marah sama dia. Nggak tau kenapa…



Sunday, May 09, 2004

Musim Karaoke


Hari Jumat kemarin ke karaoke lagi. Padahal, minggu lalu, hari Jumat juga, baru aja dari karaoke yang sama bareng anak-anak satu redaksi. Nyanyi gila-gilaan sambil ketawa-ketiwi. Kalo yang kemarin, cuma berlima aja, tapi sama aja, nyanyi gila-gilaan sambil ketawa-ketiwi.


Heran...karaoke keluarga kayak gitu sekarang lagi naik daun. Kemarin itu, kita musti nunggu 30 menit untuk dapetin ruang karaoke yang kosong. Minggu lalu, malah booking dulu sehari sebelumnya. Kalo nggak booking, dijamin nggak bisa langsung dateng ke tempat begitu aja. Pasti nggak kebagian dan harus nunggu dulu. Apalagi kalau weekend. Fully booked sampai jam tutupnya sekitar Pk. 02.00 dan Pk. 03.00.

Mungkin orang-orang pada stres di kantor, dan daripada jauh-jauh ke luar kota untuk ngilangin stres, lebih baik nyanyi teriak-teriak di karaoke deh! Syukur-syukur ada produser rekaman yang kebetulan juga lagi karaoke dan mendengar suara kita, lantas tertarik untuk mbikinin album rekaman.
Lumayan, kan? Nggak perlu capek-capek antre di ajang AFI 3 atau Indonesian Idol!
Heheheeheheehe...